Rakor Irigasi Tiga Desa di Buay Madang Timur, Polsek dan Pihak Irigasi Bahas Normalisasi hingga Jadwal Distribusi Air

Kapolsek Buay Madang Timur IPTU Swisspo

OKU TIMUR – detik35. Com - Upaya meningkatkan kelancaran distribusi air untuk kebutuhan pertanian terus dilakukan di Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur. Hal tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi (rakor) saluran irigasi yang melibatkan Desa Sumber Harjo, Sumber Tani, dan Rowodadi, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Sumber Harjo sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dihadiri Kapolsek Buay Madang Timur IPTU Swisspo, S.H., M.H., perwakilan Camat Buay Madang Timur melalui Kasi PMD Veranita, S.E., Unit UP Irigasi Perjaya Tulus Iswanto, S.E., Pengamat Irigasi Belitang I Saiman, A.Md., Kepala Desa Sumber Harjo Misgiono, perangkat desa, Ketua BPD, Kepala Dusun Sumber Tani Iskak, serta tokoh masyarakat.

Dalam pembahasan, persoalan kondisi saluran irigasi menjadi perhatian utama. Sejumlah kendala yang disampaikan meliputi penumpukan sampah, luapan air persawahan ke saluran irigasi, saluran yang kurang terawat, hingga adanya pihak yang bukan petugas berwenang membuka pintu air.

Pihak pemerintah desa berharap melalui koordinasi tersebut, berbagai persoalan yang selama ini menghambat aliran air dapat segera ditangani sehingga kebutuhan petani terhadap pasokan air dapat terpenuhi secara optimal.

Perwakilan pihak irigasi menjelaskan bahwa fungsi irigasi sangat penting dalam mendukung sektor pertanian dan program swasembada pangan. Untuk penanganan kendala di Desa Sumber Harjo, perawatan dan normalisasi saluran menjadi bagian yang perlu dikoordinasikan dengan instansi terkait sesuai kewenangannya.

Pihak irigasi juga menyampaikan bahwa normalisasi saluran di Desa Sumber Harjo diperkirakan dapat diupayakan pada tahun mendatang. Mengingat kondisi saat ini memasuki musim kemarau dengan debit air relatif kecil, masyarakat diminta terus berkoordinasi apabila distribusi air belum menjangkau wilayah persawahan.

Dalam rakor tersebut, sejumlah usulan turut mendapat perhatian dan persetujuan pihak irigasi, di antaranya permintaan pemasangan skot balok di BK 1 Desa Tanjung, pembangunan gorong-gorong pembuang di Desa Tanjung Sari, serta permintaan penjadwalan distribusi air menuju Desa Sumber Harjo dan Sumber Tani.

Kapolsek Buay Madang Timur IPTU Swisspo menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, pihak irigasi, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keberlangsungan fungsi saluran air.

Koordinasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret terhadap persoalan irigasi, sekaligus mendorong terciptanya tata kelola air yang tertib, teratur, dan berkelanjutan demi menunjang produktivitas pertanian masyarakat.(Red)