Bupati Ipuk Lantik 68 Pejabat di Pasar Baru Banyuwangi, 8 Camat Berganti! Ini Daftar Namanya

Bupati Ipuk Lantik 68 Pejabat di Pasar Baru Banyuwangi, 8 Camat Berganti! Ini Daftar Namanya


BANYUWANGI, DETIK35.com – Gerbong mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bergerak. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melantik 68 pejabat di area Pasar Banyuwangi, Senin (19/10/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pelantikan yang digelar di kawasan pasar tersebut mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, hingga pengawas. Dua posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) strategis turut mengalami pergeseran, disertai pelantikan delapan camat dan 13 sekretaris camat (sekcam).

Dua pejabat yang mendapat penugasan baru yakni Choiril Ustadi Yudawanto, yang sebelumnya menjabat Inspektur Kabupaten Banyuwangi, kini dipercaya sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Sementara itu, Amir Hidayat, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan, kini mengemban tugas sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Delapan Camat Baru Resmi Dilantik

Rotasi jabatan juga menyentuh tingkat kecamatan. Berikut delapan camat yang dilantik berdasarkan informasi yang dihimpun:

  1. Didik Eko Wahyudi – Camat Pesanggaran.
  2. Budi Wahono – Camat Kabat.
  3. Ali Imron – Camat Glagah.
  4. Titik Handayani – Camat Cluring.
  5. Ika Herdiana Friaresta – Camat Gambiran.
  6. Fatah Hidayat – Camat Bangorejo.
  7. Nanang Edy Mursidi – Camat Tegalsari.
  8. Ainur Rofik – Camat Muncar.

Selain delapan camat tersebut, sebanyak 13 pejabat juga dilantik untuk mengisi jabatan sekretaris camat di sejumlah wilayah.

Bupati Ipuk Tekankan Inovasi dan Pelayanan Publik

Dalam arahannya, Bupati Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari penguatan organisasi pemerintahan. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik tidak terjebak pada rutinitas dan formalitas birokrasi.

Menurut Ipuk, setiap pejabat harus mampu menggerakkan tim, menyelesaikan persoalan masyarakat, serta melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan kewenangan secara tepat, penyederhanaan prosedur yang berbelit, serta pertanggungjawaban atas setiap inovasi yang dijalankan.

Koordinasi lintas sektor di tingkat kecamatan turut menjadi perhatian. Camat diminta memperkuat komunikasi dengan puskesmas, unit pelaksana teknis daerah (UPTD), sektor pengairan, pertanian, serta satuan pendidikan agar persoalan masyarakat dapat ditangani secara terpadu.

Ipuk juga meminta evaluasi lintas sektor dilaksanakan secara rutin minimal satu bulan sekali, baik melalui pertemuan langsung maupun daring.

Camat Muncar Disorot soal Persoalan Sampah

Dalam kesempatan tersebut, perhatian khusus diberikan kepada Camat Muncar yang baru dilantik. Ipuk meminta penanganan persoalan sampah, terutama di kawasan muara dan Sungai Kalimati, dilakukan secara konsisten.

Pengawasan terhadap titik rawan pembuangan sampah liar harus diperkuat. Pembersihan, menurut arahan bupati, tidak boleh hanya dilakukan ketika sampah sudah menumpuk atau muncul keluhan warga.

Penugasan tersebut menjadi salah satu pekerjaan yang harus segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi dan pengawasan rutin di lapangan.

Pelantikan 68 pejabat ini menandai penataan kembali sejumlah posisi di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Tantangan berikutnya adalah memastikan rotasi jabatan benar-benar diikuti peningkatan kinerja, percepatan pelayanan, dan penyelesaian persoalan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Publik kini menantikan bukti kerja para pejabat baru: bukan sekadar pergantian posisi, melainkan perubahan nyata dalam pelayanan pemerintahan.(Red)