BEM UI Siapkan Aksi 500 Massa, Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Jadi Sorotan
![]() |
| BEM UI Siapkan Aksi 500 Massa, Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Jadi Sorotan |
JAKARTA , Detik35.com — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Komite Sadar (Selamatkan Daulat Rakyat) berencana menggelar aksi demonstrasi di Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026). Aksi tersebut menjadi momentum evaluasi terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Berdasarkan informasi yang disampaikan kepada BeritaSatu.com pada Senin (19/10/2026), aksi tersebut diperkirakan melibatkan sekitar 500 peserta. Rangkaian kegiatan direncanakan berlangsung di dua lokasi, yakni Tugu Proklamasi pada pukul 09.00 WIB dan kawasan Tugu Tani pada pukul 15.00 WIB.
Ketua BEM UI Yatalathof Imawan mengatakan, mahasiswa akan langsung menuju lokasi aksi tanpa terlebih dahulu berkumpul di kampus.
Rangkaian demonstrasi itu menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menyoroti berbagai persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.
Ekonomi, Korupsi, dan Demokrasi Jadi Sorotan
Dalam pemberitaan tersebut, Komite Sadar memaparkan hasil survei mengenai penilaian responden terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran selama dua tahun terakhir.
Hasil survei yang dikutip menyebutkan, 78,8% responden menilai pemerintahan beserta jajaran kabinetnya gagal menjalankan tugas. Namun, angka tersebut merupakan hasil survei yang dipaparkan Komite Sadar dan perlu dibaca sesuai metodologi serta karakteristik respondennya.
Sejumlah isu yang menjadi perhatian meliputi kenaikan harga kebutuhan pokok, korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, kebebasan berpendapat, biaya pendidikan, serta kerusakan lingkungan.
Sebanyak 71,1% responden dalam survei tersebut menyoroti mahalnya kebutuhan pokok. Sementara itu, 70,6% menyoroti persoalan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan negara.
Isu kebebasan berpendapat juga menjadi perhatian, dengan 62,7% responden menyoroti pembatasan kebebasan berpendapat. Adapun 67,4% menyoroti tingginya biaya pendidikan.
Kerusakan Lingkungan Turut Disorot
Selain persoalan ekonomi, hukum, dan pendidikan, isu lingkungan juga masuk dalam perhatian kelompok mahasiswa tersebut.
Komite Sadar menyebut 83,5% responden menyoroti deforestasi dan kebakaran hutan. Isu ini dinilai menjadi bagian penting dari evaluasi kebijakan pemerintah, terutama dalam perlindungan lingkungan dan penanganan kebakaran hutan serta lahan.
Berbagai persoalan tersebut akan menjadi bahan penyampaian aspirasi dalam rangkaian aksi mahasiswa.
Aspirasi Mahasiswa Menanti Respons Pemerintah
Melalui aksi tersebut, BEM UI dan organisasi yang tergabung dalam Komite Sadar berharap berbagai persoalan yang mereka angkat mendapat perhatian pemerintah serta ditindaklanjuti melalui kebijakan yang konkret.
Demonstrasi ini juga menjadi bagian dari dinamika penyampaian aspirasi publik dalam mengevaluasi jalannya pemerintahan.
Rencana aksi dijadwalkan berlangsung pada Selasa (20/10/2026), bertepatan dengan momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Hingga informasi tersebut diberitakan, jumlah peserta yang diperkirakan turun ke jalan mencapai sekitar 500 orang.
(Red)
