KMP Virgo Transport 8 Disebut Lolos Uji Petik Sebelum Berlayar, KSOP Ungkap Kondisi Gelombang
![]() |
| Kepala KSOP Utama Tanjung Perak Surabaya, Agustinus Maun, |
SURABAYA – detik35. Com - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak Surabaya memastikan KMP Virgo Transport 8 telah menjalani pemeriksaan atau uji petik sebelum bertolak dan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk berlayar.
Kapal tersebut kemudian mendapatkan surat persetujuan berlayar sebelum melakukan perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Banjarmasin.
Kepala KSOP Utama Tanjung Perak Surabaya, Agustinus Maun, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi kapal laik berlayar. Pernyataan itu disampaikannya di Posko Terpadu Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (14/9/2026).
Menurut Agustinus, sebelum keberangkatan, pihak KSOP juga memperoleh informasi mengenai kondisi cuaca dan gelombang dari BMKG Maritim.
Pada Sabtu (12/9/2026), tinggi gelombang di wilayah Laut Jawa dilaporkan berada pada kisaran 1,5 hingga 2 meter. Kondisi tersebut saat itu dinilai masih berada dalam batas yang dapat dilalui kapal berukuran besar seperti KMP Virgo Transport 8.
KMP Virgo Transport 8 kemudian berangkat dari Tanjung Perak menuju Banjarmasin pada Minggu (13/9/2026). Namun, kapal tersebut mengalami kecelakaan di sekitar perairan Laut Jawa.
Kapal membawa total 243 orang, yang terdiri atas kapten, kru, anak buah kapal (ABK), serta penumpang.
Hingga Senin siang, sebanyak 114 orang telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, enam orang dilaporkan meninggal dunia.
Sementara itu, 129 orang lainnya masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan terus melakukan operasi pencarian dan pertolongan di sekitar lokasi kejadian.
Insiden tersebut juga mendapat perhatian berbagai pihak. Upaya pencarian korban terus dilakukan dengan mengerahkan sejumlah unsur SAR dan armada untuk mempercepat proses evakuasi.
KSOP bersama instansi terkait masih melakukan penanganan terhadap kecelakaan KMP Virgo Transport 8, sementara proses pencarian korban yang belum ditemukan terus berlangsung.(Red)
