Cegah Karhutla, Polsek BMT Gencarkan Sosialisasi dan Pemasangan Spanduk Larangan Membakar Lahan

Cegah Karhutla, Polsek BMT Gencarkan Sosialisasi dan Pemasangan Spanduk Larangan Membakar Lahan


OKU TIMUR – detik35. Com - Polsek Buay Madang Timur (BMT) Polres OKU Timur terus menggencarkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya.

Langkah preventif tersebut dilakukan melalui kegiatan mitigasi karhutla dengan menyampaikan sosialisasi, menyebarkan maklumat serta memasang spanduk imbauan larangan membakar hutan dan lahan.

Kegiatan berlangsung pada Kamis (10/9/2026) mulai sekitar pukul 09.00 WIB. Mitigasi dilaksanakan personel Polsek Buay Madang Timur, yakni Aipda Zukifli dan Brigadir Tedy Heryadi.

Dalam kegiatan tersebut, personel menyambangi sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Buay Madang Timur. Sekitar pukul 09.25 WIB, petugas melaksanakan sosialisasi maklumat sekaligus pemasangan spanduk terkait pencegahan karhutla di Desa Banyumas Asri.

Selanjutnya sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan spanduk serta sosialisasi mengenai larangan pembakaran lahan dan hutan di Desa Kedu, Kecamatan Buay Madang Timur.

Secara keseluruhan, kegiatan mitigasi karhutla yang dilaksanakan Polsek BMT mencakup sejumlah langkah preventif, antara lain penyebaran maklumat, sosialisasi kepada masyarakat, pemasangan spanduk dan patroli terpadu.

Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran serta berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Polsek Buay Madang Timur juga terus mengedukasi masyarakat mengenai risiko karhutla, sehingga warga dapat beraktivitas dengan aman sekaligus ikut berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran.

Kapolsek Buay Madang Timur IPTU Swisspo, S.H., M.H., melalui personelnya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.

Pencegahan karhutla dinilai membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Karena itu, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendeteksi sekaligus mencegah potensi kebakaran sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut tidak ditemukan adanya pemadaman, titik hotspot maupun upaya penegakan hukum. Seluruh rangkaian mitigasi karhutla berlangsung aman, lancar dan kondusif.(Red)