Basarnas Evaluasi Strategi Pencarian 8 Orang Hilang di Sekitar Anak Krakatau

Basarnas Evaluasi Strategi Pencarian 8 Orang Hilang di Sekitar Anak Krakatau


BANTEN, DETIK35.COM – Tim SAR gabungan masih berupaya menemukan delapan orang yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda. Setelah memasuki hari kedua pencarian, keberadaan lima jurnalis, dua anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu hingga Rabu (9/9/2026) sore belum diketahui.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Banten, Al Amrad, mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasi pencarian. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan strategi pencarian pada hari berikutnya, termasuk kebutuhan personel dan alat utama sistem (alut).

“Kalau termasuk alut, termasuk personel, kita lihat nanti dari hasil evaluasi malam ini seperti apa. Besok kami akan menyampaikan lebih lanjut rilisnya,” kata Al Amrad, Rabu (9/9/2026).

Penyisiran di sekitar lokasi kejadian terus dilakukan hingga sore hari. Kapal besar milik TNI Angkatan Laut juga masih dilibatkan dalam operasi pencarian.

Al Amrad menjelaskan, tim SAR belum melakukan penyelaman karena kondisi arus di Selat Sunda dinilai membahayakan keselamatan personel. Selain arus, kondisi gelombang juga menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam menentukan metode pencarian.

Berdasarkan laporan petugas di lapangan, tinggi gelombang di sekitar lokasi pencarian pada Rabu berkisar antara 1 hingga 2 meter. Kondisi tersebut lebih tinggi dibandingkan saat rombongan berangkat pada Senin (7/9/2026) sore, ketika data BMKG menunjukkan tinggi gelombang sekitar 0,4 hingga 1,3 meter.

“Untuk penyelaman hal yang tidak mungkin dilakukan karena kita lihat sendiri kondisi di sini seperti apa. Yang pertama kondisi anak buah kita tahu, yang kedua arus di Selat Sunda seperti apa,” ujar Al Amrad.

Basarnas akan menyelesaikan evaluasi operasi pencarian hari kedua sebelum menetapkan pola pencarian selanjutnya.

“Kami saat ini menyampaikan dahulu hasil hari ini. Setelah ini kami evaluasi bersama seperti apa pencarian besok hari,” katanya.

Sementara itu, perhatian juga diberikan kepada keluarga para korban yang masih menunggu perkembangan pencarian di lokasi. Basarnas telah menyiapkan tenda dan tempat tidur lipat (velbed) untuk keluarga yang memilih tetap berada di sekitar lokasi operasi.

Hingga Rabu sore, tim SAR gabungan masih memusatkan pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis, dua ABK, dan satu pemandu yang dilaporkan hilang kontak di kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.(Red)