Pemkab Bogor Siapkan Proyek Kereta Gantung Summarecon-Gunung Mas untuk Atasi Kemacetan Puncak

Pemkab Bogor Siapkan Proyek Kereta Gantung Summarecon-Gunung Mas untuk Atasi Kemacetan Puncak


Bogor - detik35. Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah menyiapkan proyek transportasi berbasis kereta gantung yang akan menghubungkan kawasan Summarecon dengan Rest Area Gunung Mas di kawasan wisata Puncak. Proyek tersebut diproyeksikan menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi persoalan utama di jalur wisata Puncak, Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan bahwa proyek kereta gantung saat ini masih berada pada tahap studi kelayakan (feasibility study). Pemerintah daerah juga terus menjalin komunikasi dengan sejumlah calon investor untuk merealisasikan proyek yang diperkirakan membutuhkan investasi bernilai triliunan rupiah tersebut.

Menurut Rudy, pembangunan kereta gantung tidak akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan sepenuhnya mengandalkan skema investasi dari pihak swasta. Langkah ini diambil mengingat besarnya kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk pembangunan infrastruktur transportasi modern tersebut.

Konsep awal proyek telah disiapkan dengan menjadikan kawasan Summarecon di Kecamatan Sukaraja sebagai titik awal atau shelter bawah yang berfungsi sebagai area park and ride. Dari lokasi tersebut, wisatawan nantinya dapat melanjutkan perjalanan menggunakan kereta gantung menuju shelter atas yang berada di kawasan Rest Area Gunung Mas, Puncak.

Pemkab Bogor menilai kehadiran kereta gantung dapat menjadi alternatif transportasi yang efektif untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi dan transportasi darat di jalur Puncak. Selain membantu mengurai kemacetan, proyek ini juga diharapkan dapat mendukung integrasi sistem transportasi menuju kawasan wisata serta meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Pemerintah daerah optimistis bahwa pengembangan moda transportasi berbasis investasi swasta tersebut dapat menjadi salah satu terobosan dalam penataan transportasi dan pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Bogor.(Red)