Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Kilometer, BPPTKG Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Kilometer, BPPTKG Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan


SLEMAN – detik35. Com. - Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik dengan meluncurkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer pada Senin (13/7/2026) pukul 05.09 WIB. Meski demikian, status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III (Siaga).

Berdasarkan informasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas guguran tersebut bergerak ke arah barat daya melalui hulu Kali Krasak dan ke arah selatan menuju hulu Kali Boyong, dengan amplitudo maksimum 19,52 mm serta durasi 109,99 detik.

Kepala BPPTKG, Agus Budi Santoso, mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di kawasan yang masuk dalam zona potensi bahaya, khususnya di sepanjang alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi. Wilayah tersebut berisiko terdampak guguran lava maupun awan panas yang masih berpotensi terjadi seiring suplai magma yang terus berlangsung.

BPPTKG menjelaskan, potensi bahaya saat ini meliputi Sungai Boyong hingga radius 5 kilometer, Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 kilometer di sektor selatan dan barat daya. Sementara di sektor tenggara, potensi bahaya berada di Sungai Woro sejauh 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer.

Selain ancaman awan panas dan guguran lava, masyarakat juga diminta mewaspadai kemungkinan banjir lahar saat hujan turun di kawasan puncak Merapi. Warga di sekitar lereng gunung juga diimbau mengantisipasi hujan abu vulkanik apabila terjadi peningkatan aktivitas erupsi.

BPPTKG memastikan pemantauan aktivitas Gunung Merapi dilakukan secara intensif selama 24 jam. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dari BPPTKG dan pemerintah daerah serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Apabila terjadi perubahan signifikan, evaluasi terhadap tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera dilakukan.(Red)