Bendung Katulampa Kembali Nol Sentimeter, Debit Ciliwung Turun akibat Puncak Bogor Tak Diguyur Hujan

Bendung Katulampa Kembali Nol Sentimeter, Debit Ciliwung Turun akibat Puncak Bogor Tak Diguyur Hujan


Bogor – detik35. Com - Ketinggian muka air di Bendung Katulampa, Kota Bogor, kembali turun ke titik nol sentimeter pada Sabtu (25/7/2026) setelah sebelumnya sempat berada di level normal dengan ketinggian 10 sentimeter selama beberapa hari.

Petugas Bendung Katulampa, Muhammad Alwan, mengatakan penurunan debit Sungai Ciliwung terjadi karena kawasan Puncak, Bogor, tidak mengalami hujan sehingga tidak ada tambahan pasokan air ke aliran sungai.

Menurutnya, kondisi Bendung Katulampa sangat bergantung pada intensitas hujan di wilayah hulu. Jika hujan turun di kawasan Puncak, debit Sungai Ciliwung berpotensi meningkat. Sebaliknya, ketika tidak terjadi hujan, debit air akan terus menurun.

Data petugas menunjukkan bahwa pada awal pekan, mulai Senin hingga Jumat, tinggi muka air sempat mencapai 10 sentimeter dengan debit sekitar 1.310 liter per detik menuju Jakarta. Namun memasuki Sabtu pagi, tinggi muka air kembali menjadi 0 sentimeter.

Dalam kondisi tersebut, debit Sungai Ciliwung berada di bawah 4.000 liter per detik. Sebagian besar aliran, sekitar 3.460 liter per detik, dialirkan ke saluran irigasi Kalibaru, sedangkan sisanya digunakan untuk penggelontoran Sungai Ciliwung.

Penurunan debit air ini dikhawatirkan berdampak pada berkurangnya pasokan air baku bagi PDAM Tirta Kahuripan yang melayani wilayah Cibinong dan Depok. Selain itu, kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi ketersediaan air tanah di wilayah Jakarta apabila musim kemarau terus berlanjut.(Red)