Ribuan Warga Padati Blitar Saksikan Kirab Bedol Pusaka dan Pawai Lentera Garebek Pancasila

Ribuan Warga Padati Blitar Saksikan Kirab Bedol Pusaka dan Pawai Lentera Garebek Pancasila


BLITAR – detik35. Com. - Ribuan warga memadati sejumlah ruas jalan di Kota Blitar, Jawa Timur, Minggu (31/5/2026) malam, untuk menyaksikan kirab bedol pusaka dan pawai lentera yang menjadi bagian dari rangkaian Garebek Pancasila dalam menyambut Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni.

Tradisi tahunan yang menjadi ikon peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Blitar tersebut diawali dengan kirab bedol pusaka dari Istana Gebang. Pasukan pembawa pusaka berjalan di barisan terdepan sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan para pendiri bangsa dan nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada generasi penerus.

Setelah prosesi kirab selesai, peserta pawai lentera melanjutkan perjalanan menuju Kantor Wali Kota Blitar. Puluhan kelompok peserta menampilkan beragam kreasi lentera yang menggambarkan simbol-simbol Pancasila. Cahaya lentera berwarna-warni yang menghiasi sepanjang rute pawai menciptakan suasana semarak dan menarik perhatian masyarakat yang telah memadati lokasi sejak sore hari.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Rike Rochmawati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari rangkaian Garebek Pancasila yang rutin diselenggarakan setiap tahun oleh pemerintah daerah.

Menurutnya, tahun ini pawai lentera diikuti 38 peserta yang berasal dari berbagai sekolah dan instansi pemerintahan. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga bertujuan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda melalui pendekatan seni dan budaya.

Cuaca yang cerah turut mendukung kelancaran acara. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, tidak hanya dari warga setempat tetapi juga pengunjung dari luar daerah yang datang khusus untuk menyaksikan tradisi bedol pusaka dan pawai lentera secara langsung.

Melalui penyelenggaraan Garebek Pancasila, Kota Blitar kembali menegaskan identitasnya sebagai kota yang memiliki keterkaitan sejarah erat dengan Bung Karno serta menjadi salah satu daerah yang konsisten menjaga dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan budaya.(Red)