Pabrik Sandal di Tangerang Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Pabrik Sandal di Tangerang Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran


KOTA TANGERANG – detik35. Com - Kebakaran hebat melanda pabrik sandal dan karet milik PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) yang berlokasi di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (21/6/2026) malam. Peristiwa tersebut menghanguskan tiga bangunan produksi, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Laporan kebakaran diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang sekitar pukul 22.31 WIB. Petugas langsung mengerahkan puluhan personel dan belasan armada pemadam kebakaran untuk mengendalikan api yang dengan cepat membesar akibat banyaknya material mudah terbakar di dalam pabrik.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia Rahman, menyampaikan bahwa area yang terbakar meliputi gudang bahan baku karet, gudang penyimpanan sandal jadi, serta ruangan penyimpanan cairan kimia yang digunakan dalam proses produksi. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman berlangsung cukup sulit dan membutuhkan penanganan ekstra agar kobaran api tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Sebanyak 95 personel diterjunkan dalam operasi pemadaman yang melibatkan 19 unit mobil pemadam kebakaran, didukung personel TNI dari Koramil, Dinas Kesehatan, relawan, serta satu unit ambulans untuk mengantisipasi keadaan darurat.

Hingga proses pendinginan berlangsung, belum terdapat laporan adanya korban jiwa maupun korban luka. Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan oleh petugas.

Aparat kepolisian telah memasang garis polisi dan akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap sumber api. Dugaan sementara penyebab kebakaran belum dapat dipastikan sehingga penyelidikan masih terus dilakukan guna mengetahui apakah insiden tersebut dipicu oleh korsleting listrik, kelalaian, atau faktor lainnya.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap pentingnya penerapan sistem keselamatan kerja dan standar pencegahan kebakaran di kawasan industri, khususnya pada pabrik yang menyimpan bahan baku mudah terbakar dan cairan kimia berisiko tinggi.