Mahasiswa di Kudus Rampok Lansia demi Judi Online,

Mahasiswa di Kudus Rampok Lansia demi Judi Online, 

Kudus,detik35.Com.- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kudus berhasil mengungkap kasus perampokan terhadap seorang lanjut usia (lansia) di Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Pelaku yang diketahui berinisial H (25), seorang mahasiswa yang merupakan tetangga korban, berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menjelaskan, pelaku nekat melakukan aksi pencurian dengan kekerasan karena terdesak masalah ekonomi dan diduga terjerat judi online. Korban, Munzainah (73), yang tinggal seorang diri di rumahnya, menjadi sasaran pelaku pada dini hari.

Dalam aksinya, pelaku masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela menggunakan obeng. Untuk menghindari dikenali korban, pelaku mengambil helm yang berada di ruang tamu dan menggunakannya untuk menutupi wajah. Setelah berhasil masuk, pelaku melakukan kekerasan terhadap korban dengan memukulnya beberapa kali sebelum merampas perhiasan emas yang dikenakan korban.

Usai melakukan aksinya, pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan menyembunyikan barang bukti di area persawahan. Namun, berkat gerak cepat petugas, pelaku berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti yang digunakan saat beraksi.

Dari tangan pelaku, polisi menyita perhiasan emas milik korban senilai sekitar Rp62 juta yang terdiri atas kalung, dua gelang, dan dua cincin. Selain itu, turut diamankan obeng, helm putih, jaket hitam, sandal, tas penyimpanan, serta sepeda motor yang digunakan pelaku saat menjalankan aksinya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif perampokan diduga berkaitan dengan kebutuhan ekonomi, termasuk biaya kuliah pelaku di Yogyakarta. Polisi juga mendalami dugaan keterlibatan pelaku dalam aktivitas judi online yang diduga menjadi salah satu faktor pendorong terjadinya tindak kriminal tersebut.

Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk memastikan kemungkinan adanya tindak pidana lain yang pernah dilakukan pelaku, termasuk potensi keterlibatan dalam kasus serupa di lokasi berbeda. Polisi menegaskan akan menuntaskan penyelidikan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan seluruh fakta dalam kasus tersebut terungkap secara menyeluruh.(Red)