Longsor Lumpuhkan Akses Selatan Lebak, Delapan Titik Jalan Tertutup Material

Longsor Lumpuhkan Akses Selatan Lebak, Delapan Titik Jalan Tertutup Material


Rangkasbitung,detik35.Com.- Bencana longsor akibat cuaca ekstrem melanda wilayah selatan Kabupaten Lebak, Banten, hingga melumpuhkan sejumlah akses jalan utama. Sedikitnya delapan titik ruas jalan di Kecamatan Cibeber tertutup material tanah dan bebatuan setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama hampir sehari penuh.

Akibat kejadian itu, aktivitas warga terganggu dan ribuan warga sempat terisolasi karena akses penghubung antar desa tidak dapat dilalui kendaraan. Pemerintah Kabupaten Lebak melalui BPBD bersama personel TNI, Polri, relawan, dan masyarakat bergerak cepat melakukan pembersihan material longsor, Selasa (26/5/2026).

Relawan BPBD Kecamatan Cibeber, Sukarman mengatakan, proses evakuasi dan pembersihan masih terus dilakukan karena timbunan material longsor di beberapa titik cukup tebal.

“Petugas bersama warga terus melakukan pembersihan supaya akses jalan kembali lancar. Beberapa titik sudah mulai bisa dilalui kendaraan,” ujarnya.

Longsor dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah selatan Lebak tanpa henti. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah tebing di sepanjang ruas jalan ambruk dan menutup badan jalan.

Beberapa titik longsor terparah terjadi di ruas jalan provinsi Cikotok-Cimaja/Pelabuhanratu tepatnya di Kampung Cipanggung, Desa Hegarmanah sebanyak dua titik dan Desa Cikadu, Kecamatan Cibeber sebanyak lima titik.

Selain itu, longsor juga terjadi di sejumlah ruas jalan kabupaten seperti Pasir Kuray-Cisitu di Desa Kujangjaya, Desa Cisungsang, Desa Kujangsari, dan Situmulya. Ruas Ciparay-Warungbanten di Desa Sukamulya serta jalan Cikadu-Sinargalih di Desa Gunungwangun dan Blok Cikasintu turut terdampak.

Tak hanya jalan kabupaten, beberapa akses jalan desa juga mengalami kerusakan serius. Jalan Desa Warudoyong di Kecamatan Cilograng rusak akibat longsor, sementara Jalan Desa Cibareno dilaporkan putus total.

Kepala BPBD Kabupaten Lebak, H Sukanta mengatakan, petugas gabungan terus disiagakan untuk mempercepat pembukaan akses dan mengantisipasi potensi longsor susulan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

“Longsor menuju Desa Kujangsari dan Situmulya ditangani secara gotong royong oleh warga setempat,” katanya.

Selain longsor, BPBD juga mencatat banjir melanda Kampung Cicarucub, Desa Neglasari, Kecamatan Cibeber dan Kampung Dukuh, Desa Margawangi, Kecamatan Leuwidamar. Pergerakan tanah turut dilaporkan terjadi di Kampung Karag, Desa Gunungsari, Kecamatan Banjarsari.

Warga diimbau tetap waspada saat melintas di wilayah perbukitan karena kondisi tanah masih labil dan rawan terjadi longsor susulan.(Red)