Libur Waisak dan Iduladha, 8.801 Penumpang Padati Stasiun Pasar Turi Surabaya
![]() |
| Libur Waisak dan Iduladha, 8.801 Penumpang Padati Stasiun Pasar Turi Surabaya |
Surabaya — detik35. Com - Libur panjang Hari Raya Waisak yang berdekatan dengan momen Iduladha 2026 menyebabkan lonjakan jumlah penumpang di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/5/2026). Sebanyak 8.801 penumpang tercatat memadati stasiun tersebut dan jumlahnya diperkirakan masih terus meningkat hingga akhir pekan.
Berdasarkan data PT KAI Daop 8 Surabaya, puncak kepadatan penumpang selama periode libur panjang terjadi pada 26 hingga 29 Mei 2026. Pada Jumat (29/5/2026), jumlah penumpang di Stasiun Pasar Turi mencapai 8.801 orang.
Dari total tersebut, sebanyak 4.311 penumpang tercatat berangkat dan 4.490 penumpang tiba di Stasiun Pasar Turi.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, , mengatakan lonjakan penumpang dipicu momentum libur panjang yang bertepatan antara Hari Raya Waisak dan Iduladha.
“Puncak kepadatan penumpang terjadi dari 26-29 Mei 2026, apalagi momen libur kali ini sangat panjang,” ujar Mahendro saat ditemui di , Jumat (29/5/2026).
KAI Daop 8 Surabaya memprediksi arus penumpang masih akan tinggi hingga akhir pekan seiring berakhirnya masa libur panjang tersebut.
Sejumlah kota menjadi tujuan favorit penumpang selama periode liburan, di antaranya Yogyakarta, Jakarta, Semarang, Bandung, dan Banyuwangi. Sementara untuk wilayah Jawa Timur, destinasi terbanyak meliputi Malang, Banyuwangi, dan Madiun.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, mengoperasikan 42 perjalanan kereta api jarak jauh yang berangkat dari wilayah Daop 8 Surabaya setiap hari. Selain itu, terdapat 14 perjalanan kereta api jarak jauh lainnya yang melintas di wilayah tersebut.
Selama periode libur panjang Iduladha 2026, total kapasitas yang disediakan mencapai sekitar 158.000 tempat duduk.
KAI Daop 8 Surabaya juga memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api berjalan optimal, mulai dari pelayanan di stasiun, kesiapan sarana, hingga aspek keselamatan dan keamanan perjalanan guna mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat selama masa libur panjang.(Red)
