Wamentan Tekankan Perlindungan Sapi Betina, Ketua MPR Dorong Kontes Jadi Motor Pasar Ternak

Wamentan Tekankan Perlindungan Sapi Betina, Ketua MPR Dorong Kontes Jadi Motor Pasar Ternak


Wonosobo, detik35. Com – Menjelang Hari Raya Idul Adha yang kerap disebut sebagai “lebarannya peternak sapi”, Kontes Sapi APPSI Wonosobo Piala Ketua MPR RI 2026 menjadi momentum strategis untuk mendorong kebangkitan sektor peternakan sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing ternak nasional.

Wakil Menteri Pertanian, , menegaskan bahwa kontes sapi memiliki peran penting sebagai pemicu semangat peternak untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas ternak.

“Kontes ini menjadi trigger. Gengsi antar peternak harus kita pelihara supaya tetap guyub dan berkembang,” ujar Sudaryono dalam sambutannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga populasi sapi nasional dengan tidak memotong sapi betina produktif saat Idul Adha. Menurutnya, langkah tersebut krusial untuk memastikan keberlanjutan produksi ternak di Indonesia.

“Untuk menjaga populasi, saat Idul Adha sebaiknya yang dipotong adalah sapi jantan. Sapi betina produktif mohon tidak dipotong,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua MPR RI, , menilai kontes sapi bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sebagai simpul penting dalam membangun ekosistem pasar ternak.

Menurutnya, kegiatan ini mempertemukan peternak, pedagang, hingga calon pembeli dalam satu ruang interaksi yang produktif. Di sana, mereka dapat saling bertukar informasi terkait peningkatan bobot ternak, pencegahan penyakit seperti PMK dan LSD, hingga strategi meningkatkan pendapatan.

“Idul Adha adalah lebarannya peternak sapi. Kontes ini menjadi ajang bertemu, bertukar pengalaman, dan memperkuat jaringan pasar,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Kementerian Pertanian menghadirkan hadiah lima ekor sapi dengan bobot di atas satu ton bagi para pemenang. Langkah ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi peternak untuk terus meningkatkan kualitas usaha mereka.

Ketua Panitia Kontes Sapi APPSI Wonosobo, Feri Atanta, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peternak agar terus belajar dan berinovasi, sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di sektor peternakan.

Selain itu, kontes ini juga menjadi sarana menjaga keunggulan genetik ternak lokal serta memperkuat posisi Wonosobo sebagai salah satu sentra peternakan sapi unggulan di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi peternak agar semakin maju, sejahtera, dan berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.(Red)