Polsek Buay Madang Timur Dukung Ketahanan Pangan, Tanam Jagung Program 1 Desa 1 Hektar di Kedung Rejo

Polsek Buay Madang Timur Dukung Ketahanan Pangan, Tanam Jagung Program 1 Desa 1 Hektar di Kedung Rejo

 

OKU TIMUR – detik35. Com - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Buay Madang Timur bersama masyarakat dan Dinas Pertanian melaksanakan kegiatan penanaman jagung program 1 Desa 1 Hektar di Desa Kedung Rejo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Buay Madang Timur IPTU Swisspo, S.H., M.H. bersama personel Polsek serta melibatkan petani setempat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kanit Binmas Polsek Buay Madang Timur BRIPKA Ari Wicaksono, Kanit Provos BRIPKA Didi Handoko, Bhabinkamtibmas BRIGPOL Tedy Heryadi, perwakilan Dinas Pertanian Kecamatan Buay Madang Timur, serta masyarakat dan kelompok tani Desa Kedung Rejo.

Penanaman dilakukan di lahan perkebunan milik Imam Syafi’i dengan luas sekitar 1 hektar yang dikelola oleh Kelompok Tani Lestari. Jenis tanaman yang ditanam adalah jagung hibrida atau jagung pakan, yang merupakan salah satu komoditas penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional pada Kuartal I Tahun 2026.

Kapolsek Buay Madang Timur IPTU Swisspo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan ketahanan pangan melalui sektor pertanian.

Menurutnya, Polsek tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendampingi serta memberikan dukungan kepada masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

“Program 1 desa 1 hektar ini diharapkan mampu meningkatkan produksi jagung di wilayah Kecamatan Buay Madang Timur. Keberhasilan program ini tentu membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian dan masyarakat,” ujarnya.

Melalui program tersebut, diharapkan Desa Kedung Rejo dapat menjadi salah satu sentra produksi jagung yang mampu menopang kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Kegiatan penanaman jagung berakhir sekitar pukul 15.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif.(Red)