Gubernur Jambi Soroti Kebocoran BBM Subsidi ke Tambang Ilegal dan Perusahaan Batu Bara
![]() |
| Gubernur Jambi Soroti Kebocoran BBM Subsidi ke Tambang Ilegal dan Perusahaan Batu Bara |
Jambi – detik35.Com - Gubernur Jambi, Al Haris, mengaku kesal setelah menerima laporan adanya penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang disalahgunakan untuk aktivitas tambang minyak ilegal hingga perusahaan besar, termasuk tambang batu bara.
Menurutnya, praktik tersebut tidak seharusnya terjadi karena BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat kecil, bukan untuk kepentingan industri maupun aktivitas ilegal.
“Kami mendapat laporan BBM subsidi dikirim ke tambang liar. Saya kaget, pasti ada ulah oknum. Sebagian pelaku memang sudah ditangkap, tetapi masih ada yang bermain kucing-kucingan,” ujar Al Haris kepada awak media, Minggu (29/3/2026).
Ia menegaskan, distribusi BBM subsidi harus tepat sasaran dan tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, terlebih oleh pelaku usaha berskala besar yang memiliki kemampuan finansial untuk membeli BBM nonsubsidi.
Al Haris juga meminta aparat kepolisian meningkatkan pengawasan dan razia rutin di lapangan guna menekan praktik tambang ilegal, khususnya pertambangan tanpa izin (PETI) yang masih marak terjadi di sejumlah wilayah di Jambi.
Selain itu, ia mengingatkan perusahaan tambang batu bara agar tidak menggunakan BBM subsidi untuk operasional, termasuk untuk kendaraan angkutan (hauling) batu bara.
“BBM subsidi ini jatah rakyat kecil, bukan untuk perusahaan. Mereka mampu membeli BBM nonsubsidi, jadi jangan mengambil hak masyarakat,” tegasnya.
Gubernur juga menyoroti peran pengelola SPBU agar lebih disiplin dan konsisten dalam menyalurkan BBM sesuai aturan. Ia meminta agar tidak ada oknum yang bermain dalam distribusi tersebut.
Pemerintah Provinsi Jambi, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk menelusuri jalur distribusi BBM subsidi yang disalahgunakan. Pengawasan di wilayah rawan tambang ilegal pun akan diperketat.
Pemprov berharap langkah ini dapat menekan kebocoran BBM subsidi sekaligus mengurangi aktivitas tambang ilegal yang merugikan daerah dan masyarakat.
“Pengawasan ketat dan koordinasi antarlembaga menjadi kunci agar subsidi energi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.(Fahri)
