*Sambut Meugang, Kapolres Aceh Barat Salurkan Daging kepada Personel dan Berbagai Elemen Masyarakat*

 *Sambut Meugang, Kapolres Aceh Barat Salurkan Daging kepada Personel dan Berbagai Elemen Masyarakat*

Aceh Barat – detik35.Com - Menyambut tradisi Meugang yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Aceh, Polres Aceh Barat menyalurkan bantuan daging kepada personel kepolisian serta berbagai elemen masyarakat di wilayah tersebut. Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari agenda rutin menjelang bulan suci Ramadan yang sarat dengan nilai kebersamaan dan kepedulian.

Penyaluran daging Meugang tersebut diberikan kepada personel aktif Polres Aceh Barat, para purnawirawan, warakauri, anak yatim, nelayan, serta insan pers. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, mencerminkan semangat solidaritas yang menjadi ruh dari tradisi Meugang di Aceh.

Kapolres Aceh Barat, Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan berbagi tersebut merupakan wujud komitmen Polres Aceh Barat untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga melalui aksi-aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Menurutnya, tradisi Meugang bukan sekadar budaya membeli dan mengonsumsi daging menjelang hari besar keagamaan, melainkan memiliki makna filosofis yang mendalam. Meugang menjadi simbol rasa syukur, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan perhatian.

“Momentum Meugang ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi dan mempererat silaturahmi. Kami ingin memastikan bahwa seluruh keluarga besar Polres Aceh Barat, termasuk para purnawirawan dan warakauri yang telah berjasa, serta masyarakat seperti anak yatim dan nelayan, dapat merasakan kebahagiaan menjelang Ramadan,” ujar Yhogi dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa pemberian bantuan kepada purnawirawan dan warakauri merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas di institusi Polri. Sementara kepada anak yatim dan nelayan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan serta membawa kebahagiaan di tengah persiapan menyambut bulan suci.

Kapolres juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, stabilitas keamanan tidak hanya ditentukan oleh penegakan hukum semata, tetapi juga oleh kuatnya ikatan sosial dan komunikasi yang baik antar elemen masyarakat.

“Polri harus hadir secara humanis. Kedekatan dengan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kami berharap semangat berbagi ini semakin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di Aceh Barat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh personel untuk menjadikan momentum Meugang sebagai refleksi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga profesionalisme, serta memperkuat integritas dalam menjalankan tugas. Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan Ramadan agar suasana ibadah dapat berlangsung dengan khusyuk dan damai.

Di akhir keterangannya, Kapolres Aceh Barat menyampaikan ucapan selamat menyambut bulan suci Ramadan kepada seluruh masyarakat Aceh Barat. Ia berharap Ramadan tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, serta mempererat tali persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Tradisi Meugang sendiri telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Aceh, dilaksanakan menjelang Ramadan, Idulfitri, dan Iduladha sebagai simbol rasa syukur serta momentum mempererat hubungan antarsesama. Melalui kegiatan berbagi tersebut, Polres Aceh Barat berharap nilai-nilai kepedulian, solidaritas, dan gotong royong terus tumbuh dan menjadi fondasi dalam membangun daerah yang aman, damai, dan harmonis.(Muhibbul )