Optimalkan Skrining Kesehatan Catin, Puskesmas Gunung Labuhan dan KUA Perpanjang Komitmen Kerja Sama

Optimalkan Skrining Kesehatan Catin, Puskesmas Gunung Labuhan dan KUA Perpanjang Komitmen Kerja Sama

WAY KANAN , detik35. Com - Upaya mencetak generasi masa depan yang sehat dan berkualitas terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. UPT Puskesmas Gunung Labuhan resmi memperpanjang Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunung Labuhan, Jumat (6/2/2026).

Penandatanganan MoU yang berlangsung di Kantor KUA Kecamatan Gunung Labuhan ini menjadi penegasan keberlanjutan kolaborasi antara sektor kesehatan dan keagamaan dalam mengoptimalkan skrining kesehatan bagi calon pengantin (catin). Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Puskesmas Gunung Labuhan, Bdn. Ety Rubiyeti, SST., M.Kes., didampingi Bidan Koordinator, Bdn. Puspa Dewi Yuniarti, SST., yang disambut langsung Kepala KUA Gunung Labuhan, Ardores, S.Pd.I., M.M., beserta jajaran staf.

Penguatan Kesepakatan Layanan Kesehatan

Dalam kesepakatan yang diperbarui, kedua pihak menegaskan komitmen bersama, di antaranya sertifikat kesehatan dari Puskesmas menjadi salah satu persyaratan administratif dalam pendaftaran pernikahan di KUA. Selain itu, pihak Puskesmas berkewajiban memberikan layanan pemeriksaan kesehatan kepada calon pengantin, sementara kedua institusi sepakat saling mendukung pelaksanaan program secara berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memastikan setiap pasangan yang akan menikah mendapatkan edukasi kesehatan yang memadai sebelum membangun rumah tangga.

Pencegahan Stunting dari Hulu

Perpanjangan kerja sama ini difokuskan pada penguatan pemeriksaan kesehatan catin sebagai langkah preventif pencegahan stunting sejak tahap awal. Pemeriksaan meliputi skrining kesehatan reproduksi, pengecekan status imunisasi Tetanus Toxoid (TT), hingga pemantauan kondisi gizi calon pasangan.

Plt. Kepala Puskesmas Gunung Labuhan, Ety Rubiyeti, menegaskan bahwa kesiapan kesehatan sebelum pernikahan memiliki dampak besar terhadap kualitas generasi mendatang.

“Kesehatan ibu sebelum hamil sangat menentukan kondisi bayi ke depan. Dengan MoU ini, kita memastikan setiap calon pengantin mendapatkan edukasi dan pemeriksaan yang standar sehingga siap secara fisik dan mental untuk berkeluarga,” ujarnya.

Dukungan Penuh dari KUA

Kepala KUA Gunung Labuhan, Ardores, menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pembinaan spiritual dan pemeriksaan medis menjadi fondasi penting dalam membangun keluarga harmonis.

“Kami sangat mendukung program ini. Selain kesiapan administratif dan spiritual, kesehatan fisik merupakan dasar terbentuknya keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi yang telah terjalin diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar berjalan efektif melalui koordinasi aktif antara staf KUA dan tenaga kesehatan.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan dokumen MoU serta diskusi ringan terkait pengembangan inovasi layanan kesehatan calon pengantin di masa mendatang. Melalui kerja sama berkelanjutan ini, diharapkan kualitas kesehatan keluarga baru di wilayah Gunung Labuhan semakin meningkat dan berkontribusi pada penurunan angka stunting secara berkelanjutan.

(Debi)