Kebakaran Hanguskan 9 Bangunan Termasuk Ruang Sekolah di Padang, Kerugian Ditaksir Lebih Rp1,5 Miliar

Kebakaran Hanguskan 9 Bangunan Termasuk Ruang Sekolah di Padang, Kerugian Ditaksir Lebih Rp1,5 Miliar


Padang ,detik35.Com -  Kebakaran besar melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat siang (6/2/2026). Sedikitnya sembilan bangunan dilaporkan hangus terbakar, termasuk dua ruangan sekolah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai lebih dari Rp1,5 miliar.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 13.48 WIB. Api pertama kali terlihat membesar di salah satu bangunan warga sebelum dengan cepat menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat dari jarak jauh, memicu kepanikan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kondisi angin yang cukup kencang saat kejadian diduga menjadi salah satu faktor yang mempercepat penyebaran api. Bangunan yang saling berdekatan membuat si jago merah dengan mudah merambat dari satu rumah ke rumah lainnya, hingga akhirnya menghanguskan bangunan sekolah yang berada tidak jauh dari permukiman warga.

Warga yang panik tampak berupaya menyelamatkan diri sekaligus mengeluarkan barang-barang berharga dari dalam rumah. Beberapa di antaranya terlihat membawa perabotan, dokumen penting, serta kendaraan roda dua menjauh dari titik api. Teriakan dan kepanikan sempat mewarnai suasana saat api terus membesar.

Petugas pemadam kebakaran menerima laporan kebakaran tidak lama setelah api muncul. Sejumlah unit mobil pemadam segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Namun, proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat akses jalan yang sempit serta besarnya kobaran api.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api dan melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali. Hingga sore hari, situasi di lokasi kejadian dinyatakan aman dan terkendali.

Berdasarkan pendataan sementara, sembilan bangunan terdampak dalam peristiwa tersebut. Selain rumah warga, dua ruangan sekolah turut mengalami kerusakan parah akibat terbakar. Aktivitas belajar mengajar dipastikan terganggu dan pihak sekolah akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.

Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam kebakaran ini. Namun, sejumlah warga terpaksa mengungsi sementara karena rumah mereka mengalami kerusakan berat dan tidak dapat dihuni.

Pihak berwenang hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Aparat terkait juga terus melakukan pendataan lanjutan guna memastikan jumlah bangunan terdampak serta total kerugian material akibat musibah tersebut.

Pemerintah daerah diharapkan segera memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak, termasuk kebutuhan logistik dan tempat tinggal sementara, sambil menunggu proses pemulihan pascakebakaran.(Red)