Minim Jargas di Jambi Picu Konflik Warga

Minim Jargas di Jambi Picu Konflik Warga


Jambi –detik35.Com.- Anggota DPR RI daerah pemilihan Jambi, Rocky Candra, menyoroti minimnya kuota jaringan gas rumah tangga (Jargas) di Provinsi Jambi yang dinilai berpotensi memicu konflik sosial di tengah masyarakat. Kondisi tersebut, menurutnya, sudah terjadi di lapangan dan menimbulkan gesekan antarwarga.

Rocky mengungkapkan, saat melaksanakan kegiatan reses di Jambi, ia mendapati adanya konflik di tingkat rukun tetangga (RT) akibat ketimpangan penerima Jargas. Dalam satu RT yang dihuni sekitar 100 kepala keluarga (KK), hanya 30 KK yang mendapatkan sambungan gas rumah tangga, sementara sisanya tidak terakomodasi.

“Waktu saya turun reses di Jambi, ada satu RT yang sempat ribut antar tetangga. Mereka ribut karena dari 100 KK, yang mendapat Jargas hanya 30 KK. Akhirnya terjadi singgungan dan konflik sosial,” kata Rocky, Sabtu (23/1/2026).

Ia menilai, kondisi tersebut sangat memprihatinkan karena Jargas merupakan salah satu program strategis pemerintah untuk memenuhi kebutuhan energi rumah tangga yang lebih efisien dan terjangkau. Namun, keterbatasan kuota justru menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

Rocky mengaku telah menyampaikan persoalan minimnya kuota Jargas di Jambi secara langsung kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ia menegaskan bahwa alokasi Jargas untuk Jambi tergolong sangat kecil jika dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Indonesia.

Menurutnya, pemerintah pusat perlu melakukan evaluasi dan pemerataan distribusi program Jargas agar tidak menimbulkan ketimpangan antarwilayah maupun konflik di tingkat masyarakat. Ia juga mendorong agar penambahan kuota Jargas di Jambi dapat segera direalisasikan demi menjaga stabilitas sosial dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Rocky berharap Kementerian ESDM dapat memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan Jargas di Jambi, mengingat tingginya minat dan kebutuhan masyarakat terhadap akses energi yang lebih murah dan ramah lingkungan.(Red/Fahri)