Mendikdasmen Ungkap Banyak Anggota DPR Lulusan Paket C, PKBM Dinilai Kunci Tekan Angka Putus Sekolah
![]() |
Mendikdasmen Ungkap Banyak Anggota DPR Lulusan Paket C, PKBM Dinilai Kunci Tekan Angka Putus Sekolah |
Jakarta , detik35. Com - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) kembali menjadi sorotan sebagai solusi strategis dalam menekan angka putus sekolah di Indonesia. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pendidikan kesetaraan melalui PKBM memiliki peran penting dalam membuka kembali akses pendidikan bagi masyarakat yang terhambat jalur formal.
Bahkan, Abdul Mu’ti mengungkapkan fakta bahwa tidak sedikit anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang merupakan lulusan pendidikan kesetaraan Paket C. Hal tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa jalur nonformal memiliki kualitas dan kontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu bersaing dan berkiprah di tingkat nasional.
“PKBM bukan pendidikan kelas dua. Banyak tokoh nasional dan wakil rakyat yang justru menempuh pendidikan kesetaraan dan berhasil,” ujar Abdul Mu’ti.
Ia menjelaskan bahwa tingginya angka anak tidak sekolah (ATS) di Indonesia tidak semata-mata disebabkan oleh faktor ekonomi. Berbagai persoalan lain seperti pernikahan dini, kondisi sosial budaya, hingga kendala geografis di wilayah terpencil turut menjadi penyebab utama terputusnya akses pendidikan formal.
Untuk itu, pemerintah berkomitmen memperkuat peran PKBM sebagai jalur pendidikan alternatif yang inklusif dan adaptif terhadap kondisi masyarakat. Penguatan tersebut mencakup peningkatan kualitas pembelajaran, dukungan terhadap tenaga pendidik, hingga perluasan jangkauan layanan pendidikan kesetaraan.
Menariknya, Abdul Mu’ti juga menyampaikan rencana pemerintah untuk menghidupkan kembali PKBM di luar negeri, khususnya bagi anak-anak pekerja migran Indonesia. Langkah ini diambil agar hak atas pendidikan tetap terpenuhi meskipun berada di luar wilayah Tanah Air.
“Di mana pun warga negara Indonesia berada, negara wajib memastikan hak pendidikan anak-anaknya tetap terjamin,” tegasnya.
Dengan penguatan PKBM, pemerintah berharap angka putus sekolah dapat ditekan secara signifikan sekaligus memastikan tidak ada anak Indonesia yang kehilangan masa depan hanya karena keterbatasan akses pendidikan formal.(Red)
