Diduga Dibiarkan Sekarat Selama Sepekan, Keluarga Pasien Minta Wali Kota dan Dinkes Turun Tangan
![]() |
Diduga Dibiarkan Sekarat Selama Sepekan, Keluarga Pasien Minta Wali Kota dan Dinkes Turun Tangan |
Kota Bekasi, detik35. Com - Seorang pasien berinisial PAR diduga dibiarkan dalam kondisi kritis selama hampir satu pekan tanpa penanganan medis memadai di RS Hermina Kota Bekasi. Keluarga pasien menyebut, PAR berada dalam kondisi sekarat dan tidak sadarkan diri, namun tidak mendapatkan tindakan penyelamatan yang semestinya dari pihak rumah sakit.
Menurut keterangan keluarga, pihak RS Hermina berdalih bahwa pasien akan dirujuk ke rumah sakit kelas A. Namun hingga hampir satu minggu pasien dirawat, rujukan tersebut tidak kunjung terealisasi. Selama masa penantian itu, kondisi pasien disebut semakin memburuk.
“Pasien sudah tidak sadarkan diri dan dalam kondisi kritis, tapi hanya dibiarkan. Alasannya menunggu rumah sakit rujukan, padahal sampai seminggu tidak ada kepastian,” ujar salah satu anggota keluarga PAR kepada wartawan.
Keluarga juga mengaku telah berupaya sendiri menghubungi sejumlah rumah sakit kelas A untuk mempercepat proses rujukan, namun tidak membuahkan hasil. Sementara itu, pasien PAR tetap dirawat di Gedung 4 RS Hermina Kota Bekasi tanpa tindakan medis lanjutan yang berarti.
“Kalau memang RS Hermina tidak sanggup menangani, kenapa tidak dari awal menolak pasien? Ini sudah hampir seminggu pasien terbaring tanpa penanganan maksimal,” tambahnya.
Berdasarkan keterangan keluarga, pasien PAR diketahui menderita stroke dan gangguan lambung akut, yang menurut mereka seharusnya mendapatkan penanganan cepat dan intensif guna menyelamatkan nyawa pasien.
Atas kejadian tersebut, keluarga pasien mendesak Wali Kota Bekasi Tri Adhianto serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi untuk turun tangan langsung dan melihat kondisi warganya yang diduga tidak mendapatkan pelayanan kesehatan sebagaimana mestinya.
“Kalau sampai terjadi sesuatu terhadap pasien PAR, siapa yang akan bertanggung jawab?” tegas pihak keluarga.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak RS Hermina Kota Bekasi belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan keluarga pasien tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi manajemen rumah sakit untuk memperoleh klarifikasi dan penjelasan lebih lanjut. (Pas/Red)
Tags:
Headline
