Bupati Lampung Barat Terima Kunjungan UBL, Rencana Perpanjangan MoU Pendidikan Mengemuka
![]() |
| Bupati Lampung Barat Terima Kunjungan UBL, Rencana Perpanjangan MoU Pendidikan Mengemuka |
Lampung Barat —detik35.Com - Bupati Parosil Mabsus menerima kunjungan pihak Universitas Bandar Lampung (UBL) di kediamannya di Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, Senin (19/1/2026). Kunjungan tersebut membahas rencana perpanjangan nota kesepahaman (MoU) kerja sama di bidang pendidikan antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan Universitas Bandar Lampung.
Dalam pertemuan tersebut, Manager Marketing Pascasarjana UBL, Desi, menyampaikan maksud dan tujuan kunjungannya bersama rombongan. Selain untuk mempererat silaturahmi, pihak UBL juga memaparkan sejumlah program unggulan yang dimiliki kampus tersebut, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui jalur pendidikan formal.
Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan Universitas Bandar Lampung sebelumnya telah menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman yang telah berlangsung selama beberapa tahun. Kerja sama tersebut dinilai memberikan manfaat positif, terutama dalam mendukung peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah.
Desi menjelaskan bahwa melalui kerja sama tersebut, UBL menawarkan program beasiswa dan keringanan biaya pendidikan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), maupun tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Menurutnya, skema pembiayaan khusus ini diharapkan dapat mendorong minat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Ia merinci, biaya pendidikan jenjang magister (S2) di Universitas Bandar Lampung yang semula sebesar Rp35 juta dapat ditekan menjadi Rp27,5 juta melalui kerja sama tersebut. Sementara itu, untuk jenjang sarjana (S1) biaya pendidikan umum yang biasanya mencapai Rp12 juta dapat diturunkan hingga Rp4 juta. Selain itu, sistem perkuliahan juga dapat dilaksanakan secara hybrid, sehingga memberikan fleksibilitas bagi para peserta didik yang masih aktif bekerja.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyambut baik kunjungan pihak UBL yang dinilainya sebagai salah satu perguruan tinggi kredibel dan kompeten, baik di tingkat lokal, regional, nasional, hingga internasional. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terlebih dahulu mengkaji secara mendalam tawaran kerja sama yang disampaikan.
Parosil mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Lampung Barat tengah menghadapi tantangan efisiensi anggaran, sehingga setiap program kerja sama harus dipetakan secara matang agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi daerah. Ia menekankan pentingnya penyesuaian bidang studi dengan kebutuhan riil pemerintah daerah.
“Nanti akan kita kaji terlebih dahulu. Kalau memang memungkinkan, harus kita petakan kebutuhannya sarjana apa. Jangan sampai sudah mengeluarkan anggaran, tetapi tindak lanjut ke depannya tidak ada,” ujar Parosil.
Ia menambahkan bahwa dirinya secara khusus menaruh perhatian pada peningkatan kualifikasi pendidikan tenaga pendidik dan PPPK, mengingat masih terdapat guru yang belum memiliki gelar sarjana. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu prioritas yang akan dipelajari lebih lanjut sebelum memutuskan kelanjutan kerja sama.
“Karena saat ini justru saya tertarik dengan pendidikan dan PPPK. Masih ada guru yang statusnya mengajar tetapi belum sarjana. Harapan saya, kerja sama yang sudah terjalin selama ini dapat terus dilanjutkan dan benar-benar memberi manfaat,” tambahnya.
Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat di bawah kepemimpinan Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan sebagai bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkelanjutan.(Red)

